Lensabisnis.com – Hidup serabutan dijalani Pak Saiful warga Dusun Barat, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Demi sesuap nasi dan impian memiliki rumah layak, apa saja ia kerjakan.
Terkadang buruh tani, kadang memperbaiki elektronik, kadang memulung, hingga menjadi kuli panggul garam. Semua ia lakoni tanpa gengsi.
"Saya kerja serabutan. Buruh tani, kadang kerja elektronik, mulung, kadang kuli panggul garam," ujar Pak Saiful saat ditemui di rumahnya, Minggu (18/10/2026).
Namun dengan hasil gaji yang tidak menentu, membangun rumah layak hanyalah angan yang jauh. Selama 5 tahun ia memendam harapan itu, menahan diri hidup dalam keterbatasan sambil terus bekerja apa saja yang bisa dikerjakan.
Penantian panjang itu akhirnya terjawab. Pak Saiful menjadi salah satu penerima manfaat program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam TMMD ke-130 Tahun 2026 Kodim 0826/Pamekasan di Desa Jarin.
Saat Satgas TMMD datang dan mulai membangun rumahnya, rasa syukur tak bisa ia sembunyikan. Wajah lelahnya berubah haru.
"Beliau bersyukur dapat bantuan bangun rumah TMMD," katanya lirih namun penuh makna.
Bagi Pak Saiful, rumah yang kini dibangun TNI bukan sekadar tumpukan batu bata dan semen. Itu adalah bukti dari kerja keras yang akhirnya menemukan jalannya, dari doa 5 tahun yang tak pernah putus, dan dari kepedulian TNI yang hadir untuk rakyat kecil seperti dirinya di Dusun Barat. (Rilis)